Setiap pemimpin dituntut untuk memiliki sikap yang membela kaum perempuan. Dan Megawati tidak hanya perhatian terhadap masalah perempuan, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap masalah gender. Sebagai seorang perempuan, Megawati tahu betul apa yang menjadi aspirasi dan harapan kaumnya - kaum perempuan.
Sensitivitas gender yang dimiliki Megawati tidak membuatnya berpandangan bahwa kaum perempuan harus "dikasihani" begitu saja tanpa pertimbangan prestasi. Sekali lagi Megawati tidak menganut prinsip demikian terhadap kaum perempuan. Megawati justru menganggap perempuan dan laki-laki memiliki "kesempatan dan potensi yang sama" dalam segala bidang.
-





