VIVAnews – Mulai pekan ini, calon presiden Megawati Soekarnoputri akan menghadiri deklarasi pemenangan pasangan Megawati-Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden, sekaligus menemui konstituen, di sejumlah daerah.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Pramono Anung, mengatakan pada Jumat 29 Mei 2009, Megawati akan ke Solo, Jawa Tengah. Selain menghadiri deklarasi, Megawati juga akan berdialog dengan pengusaha kecil di Pasar Klewer.
"Deklarasi di sana, formatnya hampir sama dengan yang pernah di lakukan di TPA Bantar Gebang, Bekasi,” kata Pramono di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 26 Mei 2009.
Pramono mengatakan perjalanan Megawati dimulai dari Jawa Tengah karena daerah ini merupakan basis pendukung partai banteng moncong putih, selain Pulau Bali.
Dari Solo, Megawati melakukan perjalanan ke kota kelahiran ayahnya, Soekarno, di Blitar, Jawa Timur. Di sana dia akan nyekar ke makam mendiang Presiden pertama Indonesia itu. "Untuk mohon doa restu,” kata Pramono.
Selanjutnya, pada Sabtu 30 Mei 2009, Megawati dan rombongan akan berada di Bali.
Berikutnya, daerah yang dikunjungi Megawati adalah Sumatera. "Tanggal 2 Juni ke Lampung dan berlanjut dengan waktu-waktu kampanye,” kata Pramono.
Pramono mengatakan sudah ada pembagian daerah kampanye antara Megawati dan Prabowo. Pembagiannya berdasarkan prioritas daerah yang dikuasai PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
"Pasangan ini saling melengkapi dan memudahkan masuk ke Nusantara. Prabowo ada darah Jawa dan Sulawesi. Mega itu keturunan Jawa-Bali, ibunya Sumatera,” kata Pramono. “Jadi kalau ada yang mengklaim sebagai pasangan Nusantara, pasangan ini sebetulnya lebih Nusantara.”
Selama keliling daerah, Megawati akan fokus kampanye di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, serta Papua yang merupakan kantong suara PDI Perjuangan.
Peran Megawati dalam kampanye, kata Pram, lebih pada wawasan pemerintahan, sedangkan Prabowo wawasan ekonomi kerakyatan.
Selain keliling daerah, PDI Perjuangan juga akan menggiatkan iklan untuk menarik lebih banyak pendukung di luar daerah basis partai.
"Kami akan gunakan serangan udara melalui iklan dan memperkuat kekuatan darat lewat struktur partai, relawan pendukung, dan lain-lain," kata Pramono.
Partai ini akan memulai serangan udara pada 1 Juni 2009. Kata Pramono, jumlah iklannya bervariasi karena mereka berdua bisa jadi bintang iklan yang baik.
• sumber; http://VIVAnews.com
MENU TAMA
- CALON PRESIDEN (23)
- GENDER (1)
- KAMPANYE (2)
- KEPEMIMPINAN (2)
- MEGAWATI (21)
- PEMILIHAN PRESIDEN (10)
- PEMILU 2009 (2)
- PERJUANGAN (12)
- POLITIK MUTAKHIR (4)
- PRABOWO (3)
- PRESIDEN RI (7)
NETWORK
Traffic
Asal Negara Pengunjung
Wednesday, May 27, 2009
MEGAWATI ROADSHOW
Friday, May 22, 2009
MEGA PRABOWO PAKAI EKONOM ANTI NEOLIB
VIVAnews - Meski hampir terlambat membangun koalisi dalam Pemilihan Presiden, tim pemenangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto sudah mengumpulkan sejumlah pakar di bidangnya. Tim pemikir yang terdiri dari pakar ekonomi, industri dan politik itu telah berkumpul.
"Dan hasilnya sudah menjadi suatu visi dan misi yang solid," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Fadli Zon, dalam jumpa pers di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat 22 Mei 2009. "Visi-misi yang solid itulah resumenya nanti akan dibagi-bagikan," ujarnya.
Tim pemikir atau tim ahli ini merupakan tim gabungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerakan Indonesia Raya. "Menggabungkan program-program kerakyatan PDIP dan program asli dari Gerindra," kata Fadli.
Jadi, ketika Megawati-Prabowo nanti menang dalam Pemilihan Presiden, keduanya bisa langsung bergerak. "Jelas ada hal-hal konkret yang bisa dilakukan, tidak hanya 100 hari, tapi mungkin satu minggu sesudah terpilih sudah bisa dilaksanakan," ujar Fadli.
Dan syarat ekonom yang masuk tim adalah yang bermazhab kerakyatan. "Tidak mungkin mereka ekonom yang neoliberal," ujar Fadli. "Yang pasti, yang duduk di tim ekonomi nanti pasti orang kompten dan profesional," katanya.
Friday, May 15, 2009
AKHIRNYA MEGA - PRABOWO MENGIBARKAN BENDERA
VIVAnews - Deklarasi pencalonan pasangan Megawati Soekarno Putri dan Prabowo Subianto akhirnya diumukan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.
Pengumuman deklarasi pasangan Mega-Prabowo dilaksanakan tepat pada pukul 23.30 WIB, Jumat 15 Mei 2009.
Pada deklarasi ini dipastikan bahwa Megawati akan maju sebagai calon Presiden dan didampingi oleh Prabowo Subianto sebagai calon Wakil Presiden.
Deklarasi pencalonan pasangan Megawati Soekarno Putri dan Prabowo Subianto akhirnya diumukan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.
Pengumuman deklarasi pasangan Mega-Prabowo dilaksanakan tepat pada pukul 23.30 WIB, Jumat 15 Mei 2009.
Pada deklarasi ini dipastikan bahwa Megawati akan maju sebagai calon Presiden dan didampingi oleh Prabowo Subianto sebagai calon Wakil Presiden
Deklarasi ini dibuka oleh Sekjen PDIP Pramono Anung. Telah terjadi kesepakan antara Megawati dan Prabowo sekaligus kesepakan antara PDIP dan Grindra.
Dalam pidatonya Prabowo mengatakan bahwa dirinya diminta Megawati untuk mendampingi Megawati sebagai wakil presiden untuk memimpin perubahan dan perbaikan bangsa.
"Kehormatan ini saya terima karena nilai-nilai yang diperjuangkan PDIP dan Megawati sama dengan Gerindra. Yaitu Pacasila, NKRI, kedaulatan bangsa dan wong cilik, seperti petani buruh dan pedangan kecil yang masih menderita," ujar Prabowo mengakhiri pidatonya.
Megawati Soekarnoputri telah memiliki tugas khusus bagi Prabowo Subianto jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada Pilpres mendatang. Prabowo akan mengurusi hal-hal yang terkait ekonomi kerakyatan.
"Kalau sekiranya saya dapat terpilih menjadi presiden RI kembali dan Bapak Prabowo sebagai wapres saya, maka di dalam penugasan yang saya akan berikan pada beliau, beliau akan melaksanaakn hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan Indonesia," kata Mega.
Hal itu dikatakan dia saat pendeklarasian pasangan Megawati-Prabowo di Kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2009) pukul 23.30 WIB. Jumpa pers di 'Rumah Perjuangan' ini dihadiri para politisi dua parpol tersebut dan massa pendukung.
Dikatakan Mega, program-program ekonomi kerakyatan ataupun hal-hal yang konstruktif akan dilakukan secara bersama-sama. Program itu, kata Mega, juga menjadi syarat dukungan yang diberikan oleh masyarakat.
Menurut Mega, dirinya dan Prabowo ingin berjuang bersama dalam rangka mensejahterakan rakyat melalui visi misi ekonomi kerakyatan. Selain itu, juga dalam upaya menjalankan apa yang menjadi keinginnan Bung Karno sebagai founding fathers, yakni bisa berdiri di bawah kaki sendiri (berdikari).
"Karena seperti tadi yang dikatakan oleh beliau (Prabowo) negara kita yang kaya raya ini seharusnya dapat kita bangun bersama untuk tujuan yang mulia," pungkasnya. ( irw / asy )
(sumber; http://detiknews.com dan http://vivanews.com )
Monday, February 16, 2009
SULTAN JAMU MEGAWATI
Yogyakarta (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri beserta suaminya, Taufiq Kiemas yang juga Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDIP, Senin dijamu makan malam oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Megawati yang mengenakan kebaya warna oranye dipadu bawahan batik warna senada, tiba bersama rombongan di kompleks keraton Yogyakarta sekitar pukul 19.25 WIB. Kedatangan rombongan Megawati disambut adik Sultan HB X, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Joyokusumo.
Rombongan Megawati langsung menuju Keraton Kilen, dan kedatangannya disambut Sultan HB X didampingi permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas.
Sebelumnya, pada Senin siang, Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDIP Taufiq Kiemas memberikan pembekalan struktural partai dan calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP DIY di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta.
Sementara itu, pada saat yang sama Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan ke Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY untuk bertemu dengan masyarakat setempat.
Sedangkan pada saat yang sama pula Sultan HB X datang ke acara pembekalan struktural partai dan caleg dari PDIP DIY di JEC Yogyakarta.
Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDIP Taufiq Kiemas di hadapan ribuan kader partai ini mengatakan perlu dukungan moral seluruh kader untuk mewujudkan duet Megawati Soekarnoputri dan Sultan Hamengku Buwono X (Mega-Buwono).
"Untuk mewujudkan duet Mega-Buwono sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2009 diperlukan dukungan moral dari seluruh kader PDI Perjuangan," katanya.
Ia mengatakan hubungan Megawati dan Sultan HB X sebagai saudara cukup baik. Apalagi, menurut dia, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dan Gubernur DIY itu memiliki kesamaan, yakni sama-sama orang Yogyakarta, tokoh nasional, dan reformis.
"Saya bahagia dapat mempersatukan dua orang Yogyakarta, yakni istri saya Megawati Soekarnoputri dan sahabat saya Sultan Hamengku Buwono X. Itu bukan kehendak saya, tetapi kehendak Tuhan," katanya. (*)(sumber: ANTARA
Thursday, February 12, 2009
Megawati Kunjungi SD di Bekasi
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri pagi ini sekira pukul 08.00 WIB akan melakukan kunjungan ke SDN Kayurungin Jaya XXIII, Bekasi, Jawa Barat.
Dalam rilis Kamis (12/2/2009), Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Daryatmo Mardiyanto menjelaskan, hasil kunjungan ini akan menjadi masukan bagi penyusunan program pemerintahan Mega kelak bila terpilih sebagai Presiden.
"Ibu Mega akan menelusuri masalah yang dihadapi dan mendengar masukan dari para pengajar tingkat dasar dan para orang tua murid. Ibu juga akan meninjau pengelolaan anggaran pendidikan kepala daerah yang berasal dari kader maupun yang diusung PDIP," paparnya.
Menurutnya, anggaran pendidikan yang meningkat tersebut harus sebanding dengan tingkat kesejahteraan pendidik serta kualitas yang diberikan kepada peserta didik. Demikian pula dengan peningkatan sarana dan fasilitas pendidikan juga harus dapat diukur, mulai dari gedung sekolah dan kelengkapannya.
"Perlengkapan seperti meja, kursi, labolatorium, lapangan maupun sanggar budaya harus menunjang para peserta didik," tandasnya.
Pada kunjungannya, Mega akan didampingi sejumlah pimpinan PDIP, seperti Sekjen Pramono dan beberapa kader PDIP di DPR yang membidangi pendidikan, serta para pengurus DPD PDIP Propinsi Jawa Barat dan DPC Kota Bekasi. (teb)sumber:http://pemilu.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/02/12/268/191944/megawati-sambangi-murid-sd-di-bekasi
Friday, February 6, 2009
Opening oleh Host K!ck Andy, Andy F Noya
Jangan ditanya kenapa dasi saya warnanya merah. Walau pun boss-nya Golkar, dasi tetap merah.... (hadirin tertawa. Hari ini hari yang luar biasa, karena baru pertama kalinya seorang Megawati tampil di televisi.
Salah seorang tokoh yang sudah menyatakan siap untuk mencalonkan diri sebagai Presiden dalam Pemilihan presiden tahun 2009 adalah Megawati Soekarnoputri. Ada yang meragukan bahwa seorang Megawati akan mampu memimpin lagi, tapi banyak juga yang punya keyakinan bahwa Megawati akan terpilih kembali.
Kontroversi di seputar Megawati Soekarnoputri terus bergulir hingga saat ini. Ada yang mengatakan bahwa seorang Megawati adalah figur yang otoriter, ada yang mengatakan figur yang keras kepala, ada yang mengatakan juga bahwa dia adalah figur yang pendendam.
untuk menyelesaikan banyak isu-isu yang beredar di masyarakat, maka saat ini kita mendapat kehormatan atas kehadiran yang pertama kali seorang Megawati soekarnoputri di televisi. Kita sambut Megawati soekarnoputri. (...hadirin bertepuk tangan..)
--Megawati soekarnoputri memasuki ruang shooting---
Monday, February 2, 2009
"Mereka Bicara Mega " Diluncurkan
JAKARTA, JUMAT — Sebuah buku berisi testimoni tentang mantan Presiden Megawati diluncurkan, Jumat (12/12) siang di Hotel Sultan, Jakarta. Pendapat 38 orang dengan sejumlah latar belakang terangkum dalam sebuah buku bertitel Mereka Bicara Mega setebal 245 halaman.
Namanya testimoni, pastinya berisi hal-hal yang positif tentang sosok Ketua Umum PDI-P itu. Mereka yang memberikan testimoninya di antaranya Prabowo Subianto, Akbar Tandjung, M Amien Rais, Franz Magnis Suseno, Said Agil Siradj, WS Rendra, Sutiyoso, Ryaas Rasyid, Sukardi Rinakit, Khofifah Indar Parawansa, dan Bursah Zarnubi.
Penasaran dengan puluhan testimoni tentang putri sulung Bung Karno itu? Tentunya tak bisa dituliskan satu persatu. Beberapa kutipan itu di antaranya apa yang dituliskan oleh Prabowo Subianto. Capres Gerindra itu memandang sosok Mega sebagai orang yang tak memiliki dendam politik.
"Di kancah politik Indonesia, di zaman Orde Baru, Megawati bertahun-tahun menjadi oposisi atau penentang Pemerintahan Soeharto, dengan segala konsekuensinya. Tetapi, ketika naik ke tampuk kekuasaan, ia tak melakukan balas dendam politik," demikian kutipan testimoni Prabowo.
Salah satu pengalaman menggelitik juga dituliskan politisi Golkar Akbar Tandjung. Mantan Ketua DPR itu menyatakan pernah satu sekolah dengan Mega di SMP Cikini, Jakarta Pusat. Bahkan, saat sama-sama kursus Bahasa Inggris, Akbar berkisah pernah mengantarkan Mega pulang dari kursus.
"Artinya, kami telah menjalin hubungan silaturahim sejak masih muda," tulis Akbar.(sumber: KompasOnline )
Blog MegaClub
dibuat secara sukarela
oleh para pendukung
Megawati Soekarno Puteri
untuk Indonesia Satu
menjadi member MegaClub
Silahkan masukan email anda
di kota yahoogroups
di bawah ini
Rekomendasi
-
-
iPaymu.com Pembayaran Online Indonesia - iPaymu.com pembayaran online Indonesia. Kehadirannya sungguh ditunggu banyak orang khususnya para pebisnis online dan pengguna inetrnet yang sering bertran...15 years ago
Rahasia Bisnis
Blog Archive
-
▼
2009
(12)
- ▼ 06/07 - 06/14 (3)
- ► 05/24 - 05/31 (1)
- ► 05/17 - 05/24 (1)
- ► 05/10 - 05/17 (1)
- ► 02/15 - 02/22 (1)
- ► 02/08 - 02/15 (1)
- ► 02/01 - 02/08 (2)
- ► 01/25 - 02/01 (1)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2008
(12)
- ► 12/28 - 01/04 (3)
- ► 12/21 - 12/28 (9)





